STATISTIK /FAHUTAN Unilak
  • Dikunjungi oleh : 101443 user
  • IP address : 23.20.166.68
  • OS : Unknown Platform
  • Browser :
  • Beranda
  • Selamat datang di Website Fakultas Kehutanan Universitas Lancang Kuning
PRAKTEK KERJA LAPANGAN

A. Latar Belakang

Praktek Kerja Lapangan (PKL) adalah salah satu bentuk kegiatan dari kurikulum Fakultas Kehutanan Universitas Lancang Kuning yang berbasis Kompotensi, dimana proses pembelajarannya dilaksanakan secara langsung di dunia kerja yang relevan dengan kompetensi utamanya yaitu membekali mahasiswa dengan kemampuannya merencanakan dan melaksanakan pengelolaan hutan berkelanjutan yang berbasis ekosistem dengan menguasai ilmu, teknologi, manajemen dan ekonomi serta lingkungan yang didukung oleh rasa percaya diri, moral dan etika yang baik, berjiwa sosial, jiwa kewirausahaan, serta mampu berkomunikasi, memecahkan masalah, profesional dan menguasai teknologi informasi.

Agar harapan dapat tercapai diperlukan komitmen yang kuat dan konsistensi dari belah pihak yang terlibat langsung dalam penyelenggaraan praaktek ini. Pihak Fakultas sebagai lembaga pendidik berkewajiban mempersiapkan calon lulusannya memiliki kemampuan dasar di bidang kehutanan yang memiliki soft skill, sehingga pihak dunia kerja (Perusahaan, Pemerintah, LSM dan lain-lain) dapat dengan mudah mentransformasikan kompetensi profesional yang dibutuhkan oleh peserta PKL.

Permasalahan yang dihadapi dalam kegiatan pengusahaan hutan saat ini tergambar dalam pengusahaan hutan di Indonesia secar umum dan di Provinsi Riau secara khusus, yang terdiri dari atas berbagai aspek, antara lain: manajemen hutan dan konservasi sumber daya hutan, sehingga kegiatan oraktek kerja lapangan mencakup kedua aspek tersebut.

B. Landasan

Praktek Kerja Lapangan sebagai salah satu bentuk kegiatan yang dilakukan untuk melkasnakan kurikulum  berbasis kompetensi yang memiliki landasan yang mengacu pada beberapa ketentuan, yaitu:

Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003, tentang Sistem Pendidikana Nasional.

Peraturan Pemerintah Nomor 60 Tahun 1999, tentang Pendidikan Tinggi.

Peraturan Presiden No. 8 Tahun 2012  tentng KKNI dan Permen Dikbud No. 73 Tahun 2013 tentang Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Surat Keputusan Departemen Pendidikan Nasional Nomor: 025/BAN-PT/Ak-XV/S1/2012, tentang Status dan Hasil Akreditasi Program Studi Sarjana Kehutanan di Perguruan Tinggi.

B. Tujuan

Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan Praktek Kerja Lapangan ini adalah agar mahasiswa:

Memiliki kompetensi profesional dibidang kehutanan

- Untuk praktek di perusahaan kehutanan (HTI) mencakup perencanaan dan survey, penanaman dan pemanenan hasil hutan.

- Untuk praktek di Taman Nasional mencakup : proses penunjukkan kawasan, penyusunan perencanaan, pelaksanaan pengelolaan dan pengembangannya.

Meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam proses pengambilan keputusan secara ilmiah terhadap permasalahan yang dihadapi di lapangan, mencakup tahapan: identifikasi masalah, perumusan masalah, pengumpulan data, analisis dan sintesis serta pengambilan keputusan atau rekomendasi.

Merasakan dan menghayati kehidupan dan suasana kerja di bidang kehutanan dan hubungannya dengan berbagai  kelompok masyarakat yang terdapat di sekitarnya (para pegawai dan masyarakat di sekitar hutan).

Menumbuhkan dan Mengembangkan  etos kerja dalam lingkungan kehutanan dan kehidupan rimabawan.

D. Sasaran

Praktek kerja lapangan merupakan bentuk kerjasama antara lembaga pendidikan (Fakultas Kehutanan) dengan dunia kerja (Perusahaan dan Taman Nasional) dengan prinsip ‘’ Saling Memberikan Manfat dan Saling Menguntungkan” baik secara soaila maupun ekonomi. Oleh karena itu setiap peserta praktek harus berfikir, berbuat dan bertindak dengan memiliki rasa disiplin, loyalitas, etos kerja yang tinggi dan memahami serta mengikuti sungguh-sungguh didalam ruang lingkup dunia kerja perusahaan/Tanaman Nasional Sehingga diharapkan perusahaan/Taman Nasional akan memperhatikan dan menghargai peserta praktek sebagai bagian dari asset perusahan/Taman Nasional yang mempunyai peran penting dalam meningkatkan kinerja  dan produktivitas perusahaan/Taman Nasional.

E. Status

Praktek kerja lapangan dibidang kehutanan ini bersifat intrakurikuler yang wajib diikuti oleh mahasiswa Fakultas Kehutanan UNILAK sebelum menyelesaikan studinya. Kegiatan ini dapat diikuti oleh mahasiswa yang sudah menyelesaikan semester VII dengan bobot 3 SKS dan waktu praktek 2 bulan.