post-image

FKIP Unilak Resmi Ganti Nama jadi Fadiksi

FKIP Unilak - Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Lancang Kuning (Unilak) resmi berganti nama menjadi Fakultas Ilmu Pendidikan dan Vokasi (Fadiksi).
 
Hal ini terjadi setelah berdirinya dua Program Studi (Prodi) baru yaitu Prodi Pendidikan Khusus dan Prodi Vokasional Teknologi Otomotif dan di tahun 2022 ini telah bisa menerima mahasiswa baru.
 
Berdirinya dua prodi baru setelah keluarnya Surat Keputusan Dikti yang diterima oleh Rektor Unilak Dr Junaidi, M.Hum akhir Bulan Juni lalu. 
 
Sebelum berubah nama FKIP Unilak hanya memiliki 3 Prodi yaitu, Prodi Pendidikan Biologi, Prodi Pendidikan Bahasa Inggris, dan Prodi Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini (PGPAUD), dengan penambahan dua Prodi baru Fadiksi kini telah memiliki 5 Prodi.
 
Rektor Unilak Dr Junaidi mengatakan, perubahan nama ini menjadi semangat baru bagi Unilak dan Fadiksi dalam rangka mendukung percepatan Unilak Unggul 2030. 
 
"Perubahan nama dan berdirinya dua prodi baru merupakan semangat FADIKSI untuk mengikuti perubahan zaman, mampu mengakomodir sdm di Riau, meningkatkan kualitas pendidikan, mutu dan kompetensi, sehingga semakin banyak masyarakat untuk dapat kuliah," ujar Rektor, Selasa (5/7/202).
 
Rektor memberikan apresiasi kepada tim Fadiksi Unilak yang telah bekerja keras untuk mendirikan dua Prodi baru di tahun 2022 ini, dan akan terus lahir Prodi-Prodi baru lainnya yang sesuai dengan keinginan, kebutuhan dan perkembangan zaman dan masyaarkat.
 
"Berdirinya dua prodi baru ini juga mendapatkan dukungan dari pemerintah provinsi Riau yaitu Prodi Pendidikan khusus. Prodi Pendidikan khusus dapat dipilih atau menjadi tempak kuliah bagi saudara-saudara kita dari penyandang disabilitas. kita memberikan akses bagi meraka, sebagaimana diketahui bahwa UUD telah mengamanatkan warga negara berhak untuk mendapatkan pendidikan. Kita menargetkan hingga tahun 2023, akan terus berdiri Prodi-Prodi baru, target kita, di akhir tahun 2023 total 35 Prodi baru di Unilak," harapnya.
 
Sementara itu Dekan Fadiksi Dr Herlinawati mengucapkan syukur kepada Allah SWT atas peluncuran dan diresmikannya nama Fakultas yang sebelumnya FKIP bertranfromasi menjadi Fadiksi.
 
Diceritakan Dr Herlinawati, dengan perubahan nama fakultas diawali dengan usaha untuk menjawab tantangan kehidupan yaitu tantangan perguruan tinggi yang pada hari ini sudah berhadapan langsung dengan mega trend pada tahun 2045. 
 
Seperti diketahui saat ini kebutuhan dunia kerja serapan lulusan perguruan tinggi memang sangat berat dan harus dipersiapkan sebaik-baiknya karena universitas sangat perlu mempersiapkan keterampilan dan kompetensi. para lulusan belum mengenal bagaimana dunia kerja, ke depan akan banyak pekerjaan yang akan tergantikan karena terjadinya revolusi 5.0. Maka inilah tantangan perguruan tinggi agar dapat menjawab tuntutan, Universitas harus merespon dengan adaptif,cepat.
 
"Kami mengimbau masyarakat Riau untuk mensukseskan program kedepan dalam mewujudkan Provinsi Riau yang tangguh 2045 dengan mendaftarkan putra-putrinya ke Fadiksi Unilak," harap Dr Herlinawati.
 
Peresmian perubahan nama FKIP menjadi Fadiksi dilakukan Rektor Dr Junaidi bersama dengan ketua Yayasan Pendidikan Raja Ali Haji Prof Dr Irwan Effendi yang ditandai dengan pembukaan papan nama di gedung Fadiksi Unilak.